Kasus korupsi di tanah air lebih kearah desakan ekonomi atau factor
ketamakan? Survey membuktikan bahwa korupsi terjadi karena kedua factor tersebut,
atau salah satu diantaranya. Jika sudah menyangkut jumlah diatas satu milyar
rupiah, maka alasan nomor dua adalah jawabannya, namun jika dibawah seratus
juta rupiah, jelas itu factor ekonomi.
Menarikya, kasus korupsi di Indonesia lebih banyak terjadi di
wilayah BUMN. Dan ini merata dari Sabang sampai Merauke, dari tingkat RT hingga
anggota MPR dan DPR. Semua ada contohnya. Bukankah ini sangat spektakuler?
Di China, pada awalnya Negara ini paling korup nomor 7 di
dunia, namun seiring dengan pemberlakuan hukum mati, tingkat kejahatan korupsi drastic
menurun sangat tajam, China jadi urutan 59 negara korupsi dunia.
Kembali pada factor psikologis yang mendorong seorang melakukan
korupsi, jika kita tilik dari aspek moral, mereka sangat mudah tergoda. Baik
dari godaan lingkungan maupun panggilan kesempatan. Ini menjadi pertimbangan
para penegak hukum dalam mencari motivasi yang sesungguhnya para koruptor.
Celakanya, korupsi bisa terjadi bagi siapa saja, dan tak
harus berhubungan dengan BUMN, tapi di level swasta juga marak terjadi. Namun
bedanya, mereka yang di wilayah swasta tak dikejar-kejar KPK, karena korupsi
level ini hanya yang berhubungan dengan uang Negara, kalau uang secara
individu, tingkat kejahatan korupsinya masih diluar jangkauan KPK.

Belum ada tanggapan untuk "KORUPSI ALAT KESEHATAN LAMPUNG " FAKTOR PSIKOLOGIS PEMICU TERJADINYA KORUPSI""
Posting Komentar